Analisis masalah bunuh diri di Buleleng tahun 2025-2026 serta relevansinya terhadap SDGS
-
Published: June 23, 2026
-
Page: 100-104
Abstract
Fenomena bunuh diri di Kabupaten Buleleng pada tahun 2025–2026 menunjukkan peningkatan jumlah kasus yang cukup rumit dan juga membutuhkan perhatian yang serius dari berbagai pihak. Penelitian ini bertujuan untuk memahami faktor-faktor yang menyebabkan tindakan bunuh diri dengan melihatnya dari sudut pandang ilmu sosial. Selain itu, penelitian ini juga akan meneliti hubungan antara fenomena tersebut dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan mempelajari fenomena sosial, penelitian ini menemukan beberapa faktor utama yang menyebabkan masalah, seperti lemahnya hubungan dan integrasi sosial, perubahan tekanan ekonomi yang tidak stabil, serta kurangnya dukungan dari keluarga dan lembaga sosial di masyarakat. Pada dasarnya, fenomena ini sangat terkait dengan beberapa tujuan utama dalam SDGs, terutama menghapus kemiskinan, memastikan kehidupan yang sehat dan sejahtera, menyediakan pendidikan yang berkualitas, mengurangi kesenjangan sosial, dan memperkuat lembaga yang kuat. Dari analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa untuk mengatasi masalah ini diperlukan kerja sama dari berbagai sektor serta usaha yang terintegrasi agar kita bisa mencegah bertambahnya kasus di masa depan serta mencapai kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.