Peran mediasi self-compassion dalam hubungan self-esteem dan academic burnout pada mahasiswa di wilayah kepulauan maluku: analisis SEM-PLS

Abstract

Burnout akademik menimbulkan risiko psikologis yang signifikan bagi mahasiswa, terutama di wilayah kepulauan dengan keterbatasan dukungan institusional. Penelitian ini menguji peran mediasi self-compassion dalam hubungan antara self-esteem dan burnout akademik pada mahasiswa Bimbingan dan Konseling Universitas Pattimura di Kepulauan Maluku, Indonesia. Desain penelitian kuantitatif lintas-seksi digunakan dengan pengumpulan data dari 124 partisipan melalui instrumen laporan diri yang tervalidasi: Rosenberg Self-Esteem Scale, Self-Compassion Scale, dan Maslach Burnout Inventory Student Survey. Analisis dilakukan menggunakan Pemodelan Persamaan Struktural Kuadrat Terkecil Parsial, dengan pengujian hipotesis melalui prosedur bootstrap terkoreksi-bias menggunakan 5.000 subsampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-esteem secara signifikan dan positif memprediksi self-compassion, serta secara langsung dan signifikan menurunkan burnout akademik. Namun, self-compassion tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap burnout akademik, dan peran mediasinya dalam hubungan self-esteem dengan burnout akademik tidak terkonfirmasi. Temuan ini menetapkan self-esteem sebagai sumber daya protektif internal yang kritis terhadap burnout akademik pada populasi mahasiswa kepulauan. Penelitian ini memberikan bukti empiris dari konteks geografis dan budaya yang belum banyak diteliti, serta menegaskan pentingnya intervensi berbasis self-esteem dalam kurikulum konseling perguruan tinggi di Indonesia Timur.