Relevansi pendidikan progresivisme sebagai landasan filosofis pembelajaran inovatif pada era digitalisasi pendidikan: systematic literature review
-
Published: June 15, 2026
-
Page: 27-37
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis relevansi pendidikan progresivisme sebagai landasan filosofis pembelajaran inovatif pada era digitalisasi pendidikan, bentuk implementasinya, serta tantangan yang dihadapi dalam penerapannya. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan teknik content analysis terhadap 45 artikel ilmiah yang diterbitkan pada rentang tahun 2021–2025 dan dipilih berdasarkan kriteria inklusi serta eksklusi yang telah ditetapkan. Analisis dilakukan melalui proses pengkodean, kategorisasi, dan sintesis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa progresivisme tetap relevan sebagai landasan filosofis pembelajaran inovatif melalui lima tema utama, yaitu student-centered learning, experiential learning, teacher as facilitator, critical thinking and problem solving, dan character development. Implementasi progresivisme pada era digital diwujudkan melalui Project Based Learning, Problem Based Learning, blended learning, serta pemanfaatan platform digital yang mendukung pembelajaran partisipatif. Selain itu, ditemukan enam tantangan utama, yaitu kesenjangan infrastruktur digital, kompetensi dan literasi digital guru, perubahan paradigma pembelajaran, kesiapan peserta didik, aspek humanistik pembelajaran, serta dukungan institusi dan keluarga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa progresivisme tetap relevan dalam mendukung pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, namun implementasinya memerlukan dukungan infrastruktur, peningkatan kompetensi digital pendidik, dan kolaborasi berbagai pihak dalam ekosistem pendidikan.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.