Rekonstruksi teologi ekologi : analisis fasad, dosa ekologis dan integrasi kurikulum pendidikan agama islam berbasis ekologi
-
Published: June 28, 2026
-
Page: 154-158
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep fasad dalam Al-Qur’an sebagai landasan teologis dalam memahami krisis ekologis, mengkaji konsep dosa ekologis sebagai bentuk tanggung jawab moral manusia terhadap lingkungan, serta merumuskan integrasi kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis ekologi sebagai upaya membangun kesadaran ekologis peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan library research dengan desain kualitatif deskriptif dan pola berpikir deduktif. Data penelitian diperoleh dari ayat-ayat Al-Qur’an yang membahas fasad, kitab-kitab tafsir, serta berbagai literatur ilmiah terkait ekoteologi, etika lingkungan Islam, krisis ekologis, dan pendidikan Islam. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis melalui proses identifikasi, klasifikasi, dan interpretasi terhadap berbagai sumber yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep fasad dalam Al-Qur’an tidak hanya merujuk pada kerusakan fisik lingkungan, tetapi juga mencakup kerusakan moral dan sosial yang bersumber dari perilaku manusia yang melampaui batas. Krisis ekologis dipahami sebagai manifestasi dari fasad sekaligus bentuk dosa ekologis yang mencerminkan kegagalan manusia menjalankan amanah sebagai khalifah di bumi. Sebagai respons terhadap permasalahan tersebut, integrasi kurikulum PAI berbasis ekologi menjadi strategi yang relevan untuk menanamkan nilai-nilai keislaman, tanggung jawab lingkungan, dan kesadaran ekologis melalui pembelajaran yang kontekstual dan aplikatif. Dengan demikian, rekonstruksi teologi ekologis melalui Pendidikan Agama Islam dapat berkontribusi dalam membentuk generasi yang religius, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.