Persepsi remaja SMK terhadap personal branding tasya farasya di instagram dan implikasinya terhadap layanan bimbingan dan konseling
-
Published: August 4, 2026
-
Page: 1083-1092
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi remaja SMK terhadap personal branding Tasya Farasya di Instagram serta implikasinya bagi layanan Bimbingan dan Konseling (BK). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif di SMK Negeri 7 Makassar. Partisipan terdiri atas tiga remaja perempuan berusia 15–18 tahun yang dipilih secara purposive dengan kriteria aktif menggunakan Instagram, mengikuti akun Tasya Farasya, dan bersedia menjadi informan. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi nonpartisipan terhadap beberapa unggahan Instagram beserta kolom komentarnya, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa personal branding Tasya Farasya dipersepsikan positif melalui konsistensi representasi visual, gaya komunikasi, nilai, dan kepribadian. Personal branding tersebut mendorong inspirasi, motivasi, serta refleksi diri, tetapi juga berpotensi memunculkan social comparison terhadap standar kecantikan apabila tidak disertai penerimaan diri yang baik. Temuan ini menegaskan pentingnya layanan BK dalam mengembangkan literasi digital, konsep diri, regulasi emosi, dan penerimaan diri remaja.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.