Servant Leadership, budaya organisasi, dan OCB guru: peran mediasi kepuasan kerja

Abstract

OCB (Organizational Citizenship Behavior) guru merupakan faktor penting bagi sekolah yang membutuhkan kontribusi sukarela di luar tugas formal (extra-role). Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh langsung dan tidak langsung Servant Leadership dan Organizational Culture terhadap OCB guru, dengan Job Satisfaction sebagai variabel mediasi pada Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Padang, Sumatera Barat. Penelitian menggunakan metode kuantitatif cross-sectional terhadap 106 guru dengan total sampling dan dianalisis menggunakan PLS-SEM melalui SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Servant Leadership berpengaruh positif terhadap Job Satisfaction, sedangkan Job Satisfaction berpengaruh positif terhadap OCB dan memediasi hubungan Servant Leadership dengan OCB. Organizational Culture berpengaruh kuat secara langsung terhadap OCB, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap Job Satisfaction, sehingga tidak terjadi mediasi. Setelah Organizational Culture dan Job Satisfaction dikendalikan, pengaruh langsung Servant Leadership terhadap OCB menjadi negatif, menunjukkan competitive mediation. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor kepemimpinan dan budaya memengaruhi OCB melalui mekanisme yang berbeda serta memberikan implikasi bagi pengembangan kepemimpinan dan pengelolaan sumber daya manusia di madrasah.