Hubungan penggunaan gawai dengan proses belajar siswa kelas x sekolah menengah atas negeri 2 ambon

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan penggunaan gawai dengan proses belajar siswa kelas X SMA Negeri 2 Ambon tahun 2026. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei deskriptif asosiatif (korelasional). Populasi berjumlah 444 siswa kelas X dan sampel sebanyak 190 siswa dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert 30 butir yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan korelasi Pearson Product Moment setelah asumsi normalitas terpenuhi. Seluruh butir dinyatakan valid (variabel X: r = 0,670–0,756; variabel Y: r = 0,702–0,825) dengan reliabilitas sangat tinggi (Cronbach's Alpha X = 0,949; Y = 0,958). Uji Shapiro–Wilk menunjukkan data berdistribusi normal (Sig. > 0,05). Analisis korelasi menghasilkan r = 0,672 (95% CI [0,59; 0,74]; p < 0,001) pada kategori kuat, dengan koefisien determinasi menunjukkan kedua variabel berbagi sekitar 45% varians. Karena desain bersifat korelasional, temuan ini menggambarkan asosiasi dan tidak dapat ditafsirkan sebagai hubungan sebab-akibat. Temuan menyiratkan bahwa pemanfaatan gawai yang terarah untuk keperluan akademik cenderung menyertai proses belajar yang lebih baik, sementara penggunaan untuk aktivitas non-akademik berpotensi menimbulkan distraksi, sehingga diperlukan pengawasan dan kebijakan sekolah yang mendukung pemanfaatan gawai secara sehat, produktif, dan bertanggung jawab. Generalisasi temuan terbatas pada siswa kelas X SMA Negeri 2 Ambon.