Pengaruh program latihan plyometric terhadap ketepatan smash pada atlet ekstrakurikuler bola voli tingkat sekolah menengah atas
-
Published: July 19, 2026
-
Page: 316-322
Abstract
Smash adalah salah satu teknik dasar serangan dalam bola voli yang sangat ditentukan oleh daya ledak otot tungkai, dan latihan plyometric banyak digunakan pelatih untuk meningkatkannya. Namun, studi pada konteks sekolah Indonesia dengan keterbatasan fasilitas dan waktu latihan masih jarang dilakukan. Tujuan: Penelitian ini menyelidiki program latihan 16 sesi plyometric selama 3 minggu yang diaplikasikan pada para pemain bola voli ekstracurricular SMA N 1 Ranah Batahan. Penelitian ini adalah one group pretest-posttest (without control group) semi experimental design. Empat belas orang pemain bola voli putra dari klub voli SMAN 1 Ranah Batahan mengikuti latihan 3 minggu dengan jenis latihan plyometric yang dikembangkan untuk memperbaiki kemampuan smash mereka. Pre dan Post test dilakukan untuk mengetahui sejauh mana efek latihan terhadap penguasaan teknik smash tersebut dengan alat tes akurasi smash yang dikembangkan oleh Nurhansa & Hasanudin Cholil. Data dianalisis dengan uji Liliefors, normalisasi dan uji-t berpasangan (α = 0, 05). Seluruh data penelitian menunjukkan distribusi normal. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa kemampuan smash pemain bola voli SMA N 1 Ranah Batahan meningkat signifikan sehubungan dengan perlakuan latihan yang mereka terima baik secara statistik maupun ukuran efek. Namun demikian karena desain penelitian tidak menggunakan kelompok kontrol dan pemilihan sampel dilakukan dari sekolah yang sama, temuan penelitian harus dipertimbangkan secara hati-hati.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.