Gotong royong sebagai mekanisme ketahanan sosial dalam pemulihan lingkungan pascabanjir: studi dokumentasi manifestasi modal sosial

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji nilai gotong royong masyarakat Aceh dalam membersihkan dampak banjir dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi dokumentasi berupa berita online dan media sosial yang memuat aktivitas masyarakat pascabencana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi dokumentasi dari berbagai sumber media daring. Kendala dalam penelitian ini adalah terjadinya banjir yang telah menyebabkan kerusakan lingkungan serta membutuhkan keterlibatan masyarakat dalam proses pemulihan. Hal ini terlihat dari banyaknya wilayah terdampak yang dipenuhi sampah, lumpur, dan kerusakan fasilitas umum. Akibatnya, kegiatan masyarakat terganggu dan lingkungan menjadi tidak nyaman. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji nilai gotong royong masyarakat dalam upaya membersihkan dampak banjir guna mendukung proses pemulihan. Penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Aceh telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan gotong royong, seperti membersihkan lingkungan, memperbaiki fasilitas umum, dan membantu sesama warga yang terdampak. Namun, masih ditemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan sarana dan koordinasi yang belum merata.