Krisis sampah plastik di wilayah perkotaan dan dampaknya terhadap lingkungan

Abstract

Krisis sampah plastik di perkotaan menjadi tantangan serius akibat urbanisasi dan rendahnya kesadaran masyarakat. Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan menganalisis sumber, dampak, perilaku masyarakat, upaya pemerintah, serta kendala pengelolaan sampah plastik. Hasil menunjukkan sumber utama berasal dari rumah tangga dan UMKM (kemasan sekali pakai), dengan volume meningkat 30% dalam tiga tahun terakhir. Dampak lingkungan meliputi banjir, pencemaran, kematian biota, dan mikroplastik dalam rantai makanan. Sebanyak 50,8% masyarakat tidak memilah sampah karena merasa repot. Upaya bank sampah dan sosialisasi 3R masih terbatas. Kendala utama adalah rendahnya kesadaran, infrastruktur terbatas, regulasi belum efektif, dan biaya kemasan ramah lingkungan yang tinggi. Diperlukan pendekatan holistik dan edukasi efektif seperti media sosial dan animasi explainer.