Kemiskinan dan tekanan psikologis sebagai faktor resiko prilaku bunuh diri pada anak usia sekolah dasar: studi literatur

Abstract

Kasus bunuh diri yang terjadi pada siswa Sekolah Dasar di Nusa Tenggara Timur menjadi salah satu peristiwa yang menyentuh dan memunculkan banyak pertanyaan tentang kondisi sosial anak di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana kemiskinan dan tekanan psikologis dapat berkontribusi terhadap munculnya perilaku bunuh diri pada anak usia sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji beberapa jurnal serta analisis kasus yang telah terjadi. Hasil kajian menunjukkan bahwa kemiskinan tidak hanya berdampak pada keterbatasan ekonomi, tetapi juga memunculkan tekanan emosional seperti rasa malu, rendah diri, dan perasaan menjadi beban bagi keluarga. Selain itu, kurangnya dukungan sosial dan minimnya akses terhadap layanan kesehatan mental memperparah kondisi tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa permasalahan ini perlu dilihat secara menyeluruh, tidak hanya dari aspek ekonomi tetapi juga psikologis dan sosial. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif dari keluarga, sekolah, dan pemerintah dalam memberikan perlindungan serta dukungan yang memadai bagi anak.