Meningkatkan kemampuan mengenal warna menggunakan permainan bola warna pada murid gangguan spektrum autisme

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penerapan media permainan bola warna terhadap kemampuan pengenalan warna. Pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif eksperimental dengan desain Single Subject Research (SSR) tipe A-B, yang mencakup fase baseline (A) dan fase intervensi (B). Subjek penelitian merupakan seorang peserta didik dengan Gangguan Spektrum Autisme kelas II di SLB Autisma YPPA Padang”. Pengumpulan data diimplementasikan melalui instrumen tes perbuatan yang didokumentasikan dalam format checklist, sementara analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis visual grafik. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa pada fase baseline (A) yang dilaksanakan selama 3 sesi pertemuan, diperoleh tingkat persentase sebesar 33,3%, 33,3%, dan 33,3%. Selanjutnya, pada fase intervensi (B) yang berlangsung melalui 7 sesi pertemuan, persentase kemampuan subjek mengalami peningkatan menjadi 50%, 50%, 66,6%, 66,6%, 83,3%, 83,3%, dan 83,3%. Berdasarkan temuan tersebut, hasil menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mengenal warna pada peserta didik dengan Gangguan Spektrum Autisme setelah penerapan permainan bola warna, dengan mempertimbangkan keterbatasan generalisasi desain subjek tunggal.