Peningkatan keterampilan membuat brownies panggang melalui metode hands on cooking bagi peserta didik disabilitas intelektual ringan

Abstract

Penelitian ini berangkat dari permasalahan bahwa keterampilan peserta didik disabilitas intelektual ringan kelas XI di SLB Lumin Alisa Padang dalam membuat brownies panggang masih tergolong rendah. peserta didik belum mampu mengerjakan setiap langkah pembuatan brownies panggang secara mandiri, sehingga capaian yang diperoleh belum maksimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji efektivitas metode hands on cooking dalam meningkatkan keterampilan membuat brownies panggang. Penelitian mengunakan metode Single Subject Research (SSR) dengan rancangan A-B yang mencakup dua fase, yakni fase dasar (baseline) tiga sesi dan fase perlakuan (intervensi) enam sesi. Subjek penelitian adalah satu orang peserta didik disabilitas intelektual ringan kelas XI di SLB Lumin Alisa Padang. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi berbentuk rubrik task analysis yang menguraikan tiap tahapan pembuatan brownies panggang pada setiap sesi. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis visual berbasis grafik, baik dalam kondisi maupun antar kondisi. Kriteria stabilitas ditetapkan apabila variasi data tidak melampaui rentang 15% pada tiga sesi berturut-turut, dan efektivitas intervensi dinilai melalui Percentage of Non-overlapping Data (PND). Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat diketahui bahwa pada kondisi baseline (A), persentase kemampuan peserta didik stabil sebesar 37%, 37%, dan 37%. Setelah diberikan intervensi melalui metode hands on cooking keterampilan membuat brownies panggang meningkat menjadi 45%, 50%, 66%, 83%, 95%, dan 95%. Seluruh titik data intervensi berada di atas titik tertinggi baseline sehingga diperoleh PND sebesar 100%, yang menunjukkan intervensi sangat efektif. Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan keterampilan membuat brownies dari kondisi baseline ke intervensi. Dengan demikian, metode hands on cooking dapat meningkatkan keterampilan membuat brownies panggang pada peserta didik disabilitas intelektual ringan.