Penggunaan media papan angka 3 dimensi untuk meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan 0-9 pada peserta didik dengan disabilitas intelektual
-
Published: September 3, 2026
-
Page: 1443-1451
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan kemampuan satu peserta didik kelas IX dengan disabilitas intelektual ringan dalam mengenal lambang bilangan selama penggunaan media papan angka tiga dimensi di SLB Perwari Padang. Penelitian menggunakan desain A–B–A yang terdiri atas baseline (A1), intervensi (B1) dan penarikan intervensi (A2). Pada setiap sesi, peserta didik menyelesaikan 15 soal, kemudian respons benar dan mandiri dikonversi menjadi persentase. Data dianalisis secara visual berdasarkan level, kecenderungan arah, stabilitas, variabilitas, dan overlap. Rerata kemampuan meningkat dari 71,1% pada A1 menjadi 82,2% pada B1, tetap tinggi sebesar 95,6% pada A2. Overlap A1–B1 sebesar 0%, overlap B1-A2 sebesar 0%. Penelitian berlangsung selama sembilan sesi (tiga sesi per fase), masing-masing berdurasi sekitar 15–20 menit. Data pengukuran diperoleh melalui observasi terstruktur, dan validitas sosial media dinilai melalui kuesioner kepada guru. Peningkatan yang tetap berlanjut setelah intervensi dihentikan menunjukkan bahwa hasilnya dapat bertahan, bukan kembali seperti semula. Dengan demikian, media papan angka dapat dipertimbangkan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran konkret mengenal lambang bilangan. Namun, rerata A2 yang lebih tinggi daripada B1 mengindikasikan kemungkinan pengaruh efek latihan atau pengujian berulang, sehingga temuan ini bersifat awal dan tidak dimaksudkan sebagai bukti kausal.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.