Pengembangan media pembelajaran snakes and ladders berbasis gamifikasi pada sekolah menengah pertama

Abstract

Pembelajaran IPA di SMP Negeri 1 Tilatang Kamang masih didominasi metode berpusat pada guru dan minim penggunaan media, sehingga hasil belajar peserta didik pada materi klasifikasi makhluk hidup tergolong rendah. Penelitian pengembangan (Research and Development) ini bertujuan menghasilkan media pembelajaran Ular Tangga berbasis gamifikasi yang dilengkapi kartu marker berteknologi Web-Augmented Reality (Web-AR) untuk menampilkan objek tiga dimensi (3D) bagi siswa kelas VII SMP. Model yang digunakan adalah ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation). Validasi melibatkan satu ahli materi dan dua ahli media, sedangkan uji kepraktisan dan efektivitas masing-masing melibatkan 26 dan 32 siswa yang dipilih secara purposive sampling. Validitas dan praktikalitas diukur menggunakan lembar validasi dan angket berskala Likert lima poin, sedangkan efektivitas diuji dengan desain pre-experimental one-group pretest-posttest yang dianalisis melalui skor N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan skor validasi materi 4,83 dan validasi media 4,94 yang keduanya berkategori sangat valid, serta skor kepraktisan 4,36 yang berkategori sangat praktis. Hasil belajar meningkat dari rata-rata pre-test 68,75 menjadi 91,09 pada post-test, dengan N-Gain sebesar 0,76 (76%) berkategori tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa media yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif untuk mendukung pembelajaran IPA pada materi klasifikasi makhluk hidup.