Validitas media game edukatif berbasis canva pro sebagai media pembelajaran bagi murid dengan attention deficit hyperactivity disorder

Abstract

Murid dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) dapat mengalami kesulitan dalam mempertahankan perhatian, mengikuti instruksi, dan menyelesaikan kegiatan pembelajaran, sehingga diperlukan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik mereka. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research and development) yang dibatasi pada tahap validasi ahli, dengan tujuan menganalisis validitas media game edukatif interaktif berbasis Canva Pro sebagai media pembelajaran bagi murid ADHD. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan melalui angket validasi berskala Likert 1–5 yang diberikan kepada tiga validator ahli yang dipilih berdasarkan bidang keahlian, yaitu ahli media (dosen teknologi pendidikan), ahli materi, dan ahli bahasa (dosen pendidikan luar biasa). Skor penilaian dianalisis menggunakan teknik persentase dan diinterpretasikan berdasarkan kriteria kevalidan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 97,17% dengan kategori sangat valid, skor yang diperoleh dari ahli materi sebesar 74,44% dengan kategori valid, dan ahli bahasa memberikan skor sebesar 96,67% dengan kategori sangat valid. Rata-rata tanpa pembobotan dari persentase ketiga validator sebesar 89,43% dan termasuk kategori sangat valid berdasarkan klasifikasi yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil penilaian ahli menunjukkan bahwa media memenuhi kriteria validasi ahli untuk dilanjutkan ke tahap uji coba pengguna setelah revisi. Penelitian ini terbatas pada validasi ahli dan belum menguji praktikalitas maupun efektivitas media terhadap proses belajar murid ADHD.