Meningkatkan kemampuan operasi hitung penjumlahan bilangan melalui media mathematical intelligence stick pada murid disabilitas intelektual

Abstract

Penelitian ini menguji efektivitas media manipulatif berbasis stik (mathematical intelligence stick) terhadap kemampuan operasi hitung penjumlahan bilangan dengan hasil 11 sampai 20 pada murid disabilitas intelektual ringan. Partisipan adalah seorang murid laki-laki kelas IV di SLB Negeri 1 Alahan Panjang yang, berdasarkan asesmen, sudah mampu menjumlahkan sampai hasil 10 tetapi berada pada kategori perlu bimbingan (52%) untuk hasil 11 sampai 20. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode single-subject research (SSR) desain A-B. Data dikumpulkan melalui tes perbuatan berupa sepuluh butir soal penjumlahan bentuk deret ke samping pada setiap sesi, dicatat dengan lembar checklist, lalu dianalisis secara visual dalam kondisi dan antar kondisi serta dilengkapi ukuran non-tumpang-tindih. Pengamatan berlangsung 12 sesi: kondisi baseline (A) stabil pada 30% selama 3 sesi, dan kondisi intervensi (B) meningkat dari 40% menjadi 80% selama 9 sesi. Perolehan skor tidak menunjukkan tumpang tindih antar fase (overlap 0%), yang setara dengan percentage of non-overlapping data 100% dan Tau-U 1,00 sehingga tergolong efek besar. Temuan ini menunjukkan bahwa media stik dapat menjadi sarana konkret yang efektif untuk mendukung pembelajaran penjumlahan bagi murid disabilitas intelektual ringan, sekaligus menjadi alternatif media adaptif dalam praktik pendidikan inklusif.