Strategi penguatan implementasi perencanaan berbasis data (PBD) untuk peningkatan mutu layanan pendidikan

Abstract

Masih terdapatnya nilai rendah/merah di Rapor Pendidikan Kota Sungai Penuh dalam tiga tahun terakhir menjadi masalah serius yang harus diatasi guna meningkatkan mutu layanan pendidikan di Kota Sungai Penuh. Policy paper ini bertujuan merumuskan strategi penguatan implementasi Perencanaan Berbasis Data (PBD) melalui pendekatan analisis kebijakan dengan metode USG (urgency, seriousness, growth), analisis SWOT, serta analisis kelayakan berdasarkan kriteria William N. Dunn. Hasil analisis menunjukkan bahwa permasalahan utama terletak pada pemanfaatan data Rapor Pendidikan yang belum optimal. Berdasarkan evaluasi alternatif kebijakan, pengintegrasian PBD ke dalam perencanaan dan penganggaran menjadi pilihan paling prioritas. Implementasi kebijakan tersebut dilaksanakan melalui tahapan IRB, yaitu Identifikasi, Refleksi, dan Benahi. Kebijakan ini diproyeksikan mampu meningkatkan capaian indikator prioritas Rapor Pendidikan sehingga pada akhirnya meningkatkan mutu layanan pendidikan di Kota Sungai Penuh. Kebaruan policy paper ini terletak pada pengintegrasian analisis USG, SWOT, dan kriteria Dunn untuk merumuskan strategi penguatan PBD pada level pemerintah daerah yang melibatkan aktor lintas kewenangan, berbeda dengan kajian sebelumnya yang umumnya berfokus pada satuan pendidikan.

Keywords
  • PBD, Rapor pendidikan, Mutu layanan pendidikan, Kota Sungai Penuh
References
  1. Al Haddar, G., Qomariah, A., & Pati, A. B. (2026). Optimalisasi pemanfaatan rapor pendidikan untuk peningkatan mutu pendidikan. Borneo Educational Management and Research Journal, 7(1), 102–112.
  2. Andini, N. A. P., Mas’udah, H., Rosydina, A., & Nurkolis. (2025). Peluang dan tantangan perencanaan berbasis data dengan memanfaatkan rapor pendidikan. Kelola: Journal of Islamic Education Management, 10(1), 100–113. https://doi.org/10.24256/kelola.v10i1.6094
  3. Ansyari, M. F., Groot, W., & De Witte, K. (2020). Tracking the process of data use professional development interventions for instructional improvement: A systematic literature review. Educational Research Review, 31, 100362. https://doi.org/10.1016/j.edurev.2020.100362
  4. Astuti, A. W., Azainil, & Warman. (2025). Analisis rapor pendidikan sebagai dasar penyusunan perencanaan berbasis data dalam meningkatkan mutu pendidikan sekolah dasar negeri di Bontang Selatan. Jurnal Manajemen Pendidikan Dasar, Menengah dan Tinggi, 6(2), 214–221. https://doi.org/10.30596/jmp-dmt.v6i2.23021
  5. Astutiningtyas, D. N. L., Astuti, I. P., Wulandari, N., & Nurkolis. (2024). Implementasi perencanaan berbasis data dalam pengelolaan pembiayaan pendidikan di SDN 3 Bebengan Kabupaten Kendal. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(2), 5512–5526.
  6. Bryson, J. M. (2004). Strategic Planning For Public And Nonprofit Organizations (3rd ed.). John Wiley & Sons, Inc.
  7. Cairney, P., & Oliver, K. (2017). Evidence-based policymaking is not like evidence-based medicine, so how far should you go to bridge the divide between evidence and policy? Health Research Policy and Systems, 15, 35. https://doi.org/10.1186/s12961-017-0192-x
  8. Datnow, A., & Hubbard, L. (2016). Teacher capacity for and beliefs about data-driven decision making: A literature review of international research. Journal of Educational Change, 17(1), 7–28. https://doi.org/10.1007/s10833-015-9264-2
  9. Dunn, W. N. (2016). Public policy analysis (5th ed.). Routledge, Taylor & Francis Group.
  10. Handayani, R., Apriani, B. K., & Mustari, M. (2025). Pemanfaatan rapor pendidikan dalam perencanaan berbasis data untuk meningkatkan mutu sekolah di SDN 44 Ampenan. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 10(1), 336–342. https://doi.org/10.29303/jipp.v10i1.2935
  11. Hoogland, I., Schildkamp, K., van der Kleij, F., Heitink, M., Kippers, W., Veldkamp, B., & Dijkstra, A. M. (2016). Prerequisites for data-based decision making in the classroom: Research evidence and practical illustrations. Teaching and Teacher Education, 60, 377–386. https://doi.org/10.1016/j.tate.2016.07.012
  12. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Panduan Perencanaan Berbasis Data (PBD) untuk Satuan Pendidikan. Jakarta: Kemendikbudristek.
  13. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Panduan Perencanaan Berbasis Data (PBD) untuk Pemerintah Daerah. Jakarta: Kemendikbudristek.
  14. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2023). Rapor Pendidikan Indonesia. Jakarta: Kemendikbudristek.
  15. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2022). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 9 Tahun 2022 tentang Evaluasi Sistem Pendidikan. Jakarta: Kemendikbudristek.
  16. Kippers, W. B., Poortman, C. L., Schildkamp, K., & Visscher, A. J. (2018). Data literacy: What do educators learn and struggle with during a data use intervention? Studies in Educational Evaluation, 56, 21–31.
  17. Mandinach, E. B., & Gummer, E. S. (2016). What does it mean for teachers to be data literate: Laying out the skills, knowledge, and dispositions. Teaching and Teacher Education, 60, 366–376. https://doi.org/10.1016/j.tate.2016.07.011
  18. Marsh, J. A., & Farrell, C. C. (2015). How leaders can support teachers with data-driven decision making: A framework for understanding capacity building. Educational Management Administration & Leadership, 43(2), 269–289. https://doi.org/10.1177/1741143214552502
  19. Pemerintah Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Sekretariat Negara.
  20. Pemerintah Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Jakarta: Sekretariat Negara.
  21. Pemerintah Republik Indonesia. (2021). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan. Jakarta: Sekretariat Negara.
  22. Pemerintah Republik Indonesia. (2022). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2022 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan. Jakarta: Sekretariat Negara.
  23. Schildkamp, K. (2019). Data-based decision-making for school improvement: Research insights and gaps. Educational Research, 61(3), 257–273. https://doi.org/10.1080/00131881.2019.1625716
  24. Schildkamp, K., Poortman, C., Luyten, H., & Ebbeler, J. (2017). Factors promoting and hindering data-based decision making in schools. School Effectiveness and School Improvement, 28(2), 242–258. https://doi.org/10.1080/09243453.2016.1256901
  25. Schildkamp, K., Poortman, C. L., Ebbeler, J., & Pieters, J. M. (2019). How school leaders can build effective data teams: Five building blocks for a new wave of data-informed decision making. Journal of Educational Change, 20(3), 283–325. https://doi.org/10.1007/s10833-019-09345-3
  26. Setiyono, J., Munir, Kurniady, D. A., Kurniatun, T. C., & Sumiati. (2026). Strategies to improve minimum service standards (SPM) in education sector based on education report data. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(3), 730–735. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v10i3.24591
  27. Wolf, C., & Floyd, S. W. (2017). Strategic planning research: Toward a theory-driven agenda. Journal of Management, 43(6), 1754–1788. https://doi.org/10.1177/0149206313478185