Meningkatkan keterampilan vokasional membuat brownies kukus melalui video tutorial bagi murid disabilitas intelektual ringan

Abstract

Rendahnya keterampilan vokasional membuat brownies kukus pada murid disabilitas intelektual ringan menjadi kendala dalam mengembangkan kemandirian. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan vokasional membuat brownies kukus melalui media video tutorial pada murid disabilitas intelektual ringan kelas X di SLBN 1 Lubuk Basung. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing empat pertemuan dengan tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas dua murid disabilitas intelektual ringan. Data dikumpulkan melalui observasi, tes dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif berdasarkan persentase keterampilan pada setiap pertemuan dan siklus. Persentase keterampilan dihitung dari jumlah langkah yang dilakukan dengan benar dibagi jumlah seluruh langkah pada lembar penilaian berbasis analisis tugas, dikalikan 100%. Siklus dihentikan ketika capaian kedua subjek telah memenuhi indikator keberhasilan yang ditetapkan (≥ 80%). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan membuat brownies kukus. Kemampuan awal NO sebesar 51% dan PI 50%. Setelah siklus I, keterampilan NO meningkat menjadi 72% dan PI 75%, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 96% dan 97%. Penigkatan terlihat pada kemampuan melakukan tahapan pembuatan brownies kukus dengan bantuan yang semakin berkurang. Dengan demikian, media video tutorial dapat meningkatkan keterampilan vokasional membuat brownies kukus pada murid disabilitas intelektual ringan dan dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran vokasional.