Meningkatkan kemampuan berhitung perkalian menggunakan media papan perkalian digital bagi murid disabilitas rungu
-
Published: September 23, 2026
-
Page: 1561-1569
Abstract
Penelitian ini menganalisis efektivitas media papan perkalian digital dalam meningkatkan kemampuan berhitung perkalian dengan hasil maksimal 20 pada seorang murid disabilitas rungu kelas IX SMPLB (Fase D, berusia 18 tahun) di SLB Autis BIMA Kota Padang. Penelitian menerapkan metode eksperimen subjek tunggal (Single Subject Research/SSR) dengan desain A-B-A yang terdiri atas tiga sesi baseline pertama (A1), delapan sesi intervensi (B), dan tiga sesi baseline kedua (A2). Data dikumpulkan melalui observasi, tes kemampuan berhitung perkalian (hasil maksimal 20) yang diberikan pada setiap sesi, serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis visual dalam kondisi dan antar kondisi yang dilengkapi indeks tumpang tindih data (overlap) dan Percentage of Non-overlapping Data (PND). Akurasi berhitung perkalian murid meningkat dari mean level 20% pada baseline (A1) menjadi 62,5% pada fase intervensi (B) dengan capaian yang stabil pada 90% di akhir fase, dan dipertahankan pada 90% pada baseline kedua (A2). Seluruh titik data fase intervensi melampaui titik tertinggi baseline sehingga diperoleh PND sebesar 100%, yang menurut kriteria Scruggs dan Mastropieri (1998) tergolong sangat efektif. Dalam batas konteks subjek tunggal ini, media papan perkalian digital dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang mendukung peningkatan kemampuan berhitung perkalian bagi murid disabilitas rungu.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.