Meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui media papan flanel berbantuan augmented reality pada anak disabilitas intelektual ringan

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan seorang anak disabilitas intelektual ringan kelas VI yang mengalami kesulitan membaca permulaan, terutama kata berpola KV-KVK. Anak tersebut telah mampu mengenal huruf dan membaca suku kata berpola KV, tetapi masih kesulitan membaca kata berpola KV-KVK dan sering menghilangkan huruf terakhir. Penelitian ini bertujuan menganalisis peningkatan kemampuan membaca permulaan kata berpola KV-KVK melalui media papan flanel berbantuan augmented reality. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode Single Subject Research (SSR) desain A-B. Fase baseline (A) dilaksanakan tiga sesi dan fase intervensi (B) enam sesi. Subjek dipilih secara purposive berdasarkan asesmen kemampuan awal membaca. Data utama dikumpulkan melalui tes membaca 10 kata berpola KV-KVK, dengan observasi dan wawancara sebagai data pendukung. Data dianalisis secara visual melalui analisis dalam dan antar kondisi, serta besaran efek dihitung menggunakan PND, PEM, dan Tau-U. Hasil menunjukkan kemampuan membaca pada fase baseline sebesar 10% dengan stabilitas 100%, kemudian meningkat pada fase intervensi dari 60% hingga 100%. Nilai PND dan PEM sebesar 100% serta Tau-U = 1,00 menunjukkan efek yang sangat besar. Namun, karena desain A-B tanpa pengulangan, hubungan fungsional belum dapat dipastikan. Temuan ini berimplikasi pada pengembangan media pembelajaran multisensori berbasis teknologi untuk mendukung pendidikan inklusif.