Meningkatkan keterampilan vokasional membuat gantungan kunci melalui metode demonstrasi pada murid dengan disabilitas intelektual ringan

Abstract

Keterampilan vokasional merupakan bekal penting bagi murid dengan disabilitas intelektual ringan untuk mencapai kemandirian dan kesiapan pascasekolah, namun subjek dalam penelitian ini belum mampu membuat gantungan kunci manik-manik secara mandiri. Berlandaskan teori belajar sosial, metode demonstrasi dipilih karena menyajikan model konkret setiap langkah kerja yang dapat diamati, diingat, dan ditiru murid. Penelitian ini bertujuan menguji perubahan persentase keterampilan membuat gantungan kunci manik-manik melalui metode demonstrasi pada murid dengan disabilitas intelektual ringan. Penelitian menggunakan Single Subject Research (SSR) desain A-B-A dengan subjek seorang murid kelas IX di SLB Bakti Padang yang ditetapkan berdasarkan hasil pemeriksaan psikologis (disabilitas intelektual ringan), kemampuan motorik halus yang memadai, dan belum mampu membuat gantungan kunci secara mandiri. Data dikumpulkan melalui tes unjuk kerja yang disusun berdasarkan analisis tugas sembilan langkah kerja dan dianalisis dengan analisis visual grafik dalam kondisi dan antar kondisi. Hasil menunjukkan rerata keterampilan meningkat dari 33% pada baseline-1 (A1) menjadi 69% pada fase intervensi (B; rentang 44%–85%) dan 100% pada baseline-2 (A2), dengan overlap A1–B sebesar 0%. Fluktuasi data pada fase intervensi tampak berkaitan dengan variasi kompleksitas desain produk. Temuan ini menunjukkan bahwa metode demonstrasi berpotensi meningkatkan keterampilan vokasional berbasis motorik halus pada murid dengan disabilitas intelektual ringan, meskipun generalisasinya terbatas karena desain A-B-A dan subjek tunggal.

Keywords
  • Keterampilan vokasional, Membuat gantungan kunci, Metode demonstrasi, Single subject research, Murid dengan disabilitas, intelektual ringan
References
  1. Almarogi, A. M., Widiani, S., & Sholehin, J. (2024). Pengaruh Metode Demonstrasi dengan Media Manipulatif dalam Meningkatkan Kemampuan Belajar Matematika (Penjumlahan) bagi Anak Tunagrahita Ringan Kelas IV di SLB C Sumbersari Bandung. Jurnal Ilmiah Multi Disiplin, 02(02), 538–543.
  2. Amelia, H., & Armaini. (2021). Efektivitas Metode Demonstrasi dalam Keterampilan Vokasional Membuat Souvenir Boneka dari Kaus Kaki bagi Anak Tunagrahita Ringan. Journal of Multidisciplinary Research and Development, 3(3), 184–190. https://doi.org/10.38035/rrj.v3i3
  3. Anggraini, N. F., & Sujarwanto. (2024). Manajeman Program Vokasional Skill bagi Peserta Didik Disabilitas (Studi Kasus di SMALB Negeri Gedangan Sidoarjo). Jurnal Pendidikan Khusus, 19(2), 1–11.
  4. Ani, N. A., Budi, S., Kasiyati, K., Ardisal, A., & Tsaputra, A. (2023). Meningkatkan Keterampilan Vokasional Membuat Hiasan Dinding dari Kerang Melalui Media Video Tutorial pada Anak Tunarungu. Jurnal Pendidikan, 32(1), 153–158. https://doi.org/10.32585/jp.v32i1.3573
  5. Bandura, A. (1977). Social Learning Theory. Prentice-Hall.
  6. Basuni, Harapan, E., & Mulyadi. (2025). Pendidikan Vokasional dalam Membentuk Kemandirian Anak Berkebutuhan Khusus di SLB Negeri Pembina Palembang. Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(2), 212–221. https://doi.org/10.56799/jceki.v4i2.7431
  7. Cahyati, S. A., & Budi, S. (2025). Efektivitas Project Based Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Membuat Jam Epoxy pada Siswa Disabilitas Rungu. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 1–14. https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.26307
  8. Cannella-Malone, H. I., Fleming, C., Chung, Y.-C., Wheeler, G. M., Basbagill, A. R., & Singh, A. H. (2011). Teaching daily living skills to seven individuals with severe intellectual disabilities: A comparison of video prompting to video modeling. Journal of Positive Behavior Interventions, 13(3), 144–153. https://doi.org/10.1177/1098300710366593
  9. Carter, E. W., Austin, D., & Trainor, A. A. (2012). Predictors of postschool employment outcomes for young adults with severe disabilities. Journal of Disability Policy Studies, 23(1), 50–63. https://doi.org/10.1177/1044207311414680
  10. Gilson, C. B., Carter, E. W., & Biggs, E. E. (2017). Systematic review of instructional methods to teach employment skills to secondary students with intellectual and developmental disabilities. Research and Practice for Persons with Severe Disabilities, 42(2), 89–107. https://doi.org/10.1177/1540796917698831
  11. Hakim, M. P., & Martiaz. (2024). Meningkatkan Keterampilan Vokasional Membuat Vas Bunga dari Gelas Minuman Bekas Melalui Metode Demonstrasi bagi Anak Tunagrahita Ringan. Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran, 1(2), 35–42. https://doi.org/10.63217/kognitif.v1i2.225
  12. Hasibuan, D. (2022). Penggunaan Metode Demonstrasi dalam Proses Pembelajaran. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keislaman, 4(1), 1–10. https://doi.org/10.47662/hibrululama.v4i1.166
  13. Horner, R. H., Carr, E. G., Halle, J., McGee, G., Odom, S., & Wolery, M. (2005). The use of single-subject research to identify evidence-based practice in special education. Exceptional Children, 71(2), 165–179. https://doi.org/10.1177/001440290507100203
  14. Irawati, W., & Pebrianti. (2024). Peran Guru dalam Menggunakan Metode Demonstrasi untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Terhadap Konsep Pembelajaran Sains. Inculco Journal of Christian Education, 4(1), 34–54. https://doi.org/10.59404/ijce.v4i1.104
  15. Kratochwill, T. R., Hitchcock, J. H., Horner, R. H., Levin, J. R., Odom, S. L., Rindskopf, D. M., & Shadish, W. R. (2013). Single-case intervention research design standards. Remedial and Special Education, 34(1), 26–38. https://doi.org/10.1177/0741932512452794
  16. Lane, J. D., & Gast, D. L. (2014). Visual analysis in single case experimental design studies: Brief review and guidelines. Neuropsychological Rehabilitation, 24(3–4), 445–463. https://doi.org/10.1080/09602011.2013.815636
  17. Maharani, Z. D., & Gaffar, M. A. (2025). Implementasi Program Keterampilan Vokasional di Bidang Seni Kuliner: Pembuatan Martabak Telur untuk Siswa Kelas 8 dengan Disabilitas Intelektual Ringan di Sekolah Berkebutuhan Khusus. Jurnal Internasional Pendidikan Humaniora dan Ilmu Sosial, 5(3), 1431–1440. https://doi.org/10.55227/ijhess.v5i2.1937
  18. Maharis, I. J., Munawar, W., & Sriyono. (2025). Implementation of Repetition Demonstration Technique to Improve Motorcycle Engine Oil Change Ability in Students with Mild Intellectual Disability. Journal of Automotive Engineering Education, 2(2), 28–39. https://doi.org/10.17509/atikanoto.v2i2.89379
  19. Marlina. (2021). Single Subject Research (Penelitian Subjek Tunggal). Rajawali Pers.
  20. Mustika, S. R., & Budi, S. (2024). Meningkatkan Keterampilan Vokasional Rias Cantik Sederhana Menggunakan Teknik Modeling pada Anak Disabilitas Intelektual Ringan. Jurnal Tunas Bangsa, 11(2), 97–110. https://doi.org/10.46244/tunasbangsa.v11i2.2682
  21. Ninci, J., Vannest, K. J., Willson, V., & Zhang, N. (2015). Interrater agreement between visual analysts of single-case data: A meta-analysis. Behavior Modification, 39(4), 510–541. https://doi.org/10.1177/0145445515581327
  22. Octaviani, D. R., & Widajati, W. (2025). Penggunaan Media Video Pembelajaran Pembuatan Lemon Tea untuk Meningkatkan Vokasional Skill Disabilitas Intelektual. Jurnal Pendidikan Khusus, 20(3), 1–7.
  23. Oktavia, R., Budi, S., Zulmiyetri, Taufan, J., & Zulpiani, M. (2025). Efektivitas Media Scrapbook dalam Pembelajaran Keterampilan Membuat Onde Onde bagi Siswa Disabilitas Intelektual di Sekolah Luar Biasa. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3), 874–886. https://doi.org/10.23969/jp.v10i03.33417
  24. Parker, R. I., Vannest, K. J., & Davis, J. L. (2011). Effect size in single-case research: A review of nine nonoverlap techniques. Behavior Modification, 35(4), 303–322. https://doi.org/10.1177/0145445511399147
  25. Purnomo, E., Setiadi, B. R., Ishartiwi, Wibawa, E. A., & Damayanto, A. (2022). Transformasi Keterampilan Kejuruan bagi Pengrajin Keset dari Kalangan Penyandang Disabilitas Menggunakan Teknologi Bantu. Jurnal Pendidikan Vokasi, 12(3), 257–264. https://doi.org/10.21831/jpv.v12i3.54983
  26. Rahmawati, D., & Dwirisnanda, D. A. (2026). Pengaruh Penggunaan Teknik Modelling Terhadap Keterampilan Vokasional Membuat Gantungan Kunci dari Kawat Bulu bagi Peserta Didik Disabilitas Intelektual. Jurnal Pendidikan Khusus, 21(2), 1–8.
  27. Safira, N. I., & Roseta, C. I. (2021). Model Kewirausahaan Sosial pada Komunitas Muslim Rumah Harapan Karangpatihan Bangkit. Journal of Social Community, 6(1), 26–43. https://doi.org/10.35127/kabillah.v6i1.140
  28. Salim, N. M., & Pamungkas, B. (2023). Implementasi Metode Direct Instruction pada Pembelajaran Vokasional Anak dengan Hambatan Pendengaran. Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus, 7(2), 133–140. https://doi.org/10.24036/jpkk.v7i2.734
  29. Salsabila, Z., Pratama, T. Y., & Sidik, S. A. (2026). Penggunaan Metode Drill dalam Meningkatkan Keterampilan Vokasional Merajut Chunky Bag pada Anak dengan Hambatan Pendengaran. Jurnal Imiah Pendidikan Dasar (JIPDAS), 6(1), 529–533. https://doi.org/10.37081/jipdas.v6i1.3869
  30. Schalock, R. L., Luckasson, R., & Tassé, M. J. (2021). An Overview of Intellectual Disability: Definition, Diagnosis, Classification, and Systems of Supports (12th ed.). American Journal on Intellectual and Developmental Disabilities, 126(6), 439–442. https://doi.org/10.1352/1944-7558-126.6.439
  31. Siperstein, G. N., Parker, R. C., & Drascher, M. (2013). National snapshot of adults with intellectual disabilities in the labor force. Journal of Vocational Rehabilitation, 39(3), 157–165. https://doi.org/10.3233/JVR-130658
  32. Soniatri, N., & Ardisal. (2024). Meningkatkan Keterampilan Membuat Vas Bunga Koran melalui Metode Demonstrasi pada Anak Tunagrahita Ringan. Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran, 1(2), 50–56. https://doi.org/10.63217/kognitif.v1i2.227
  33. Sriana. (2024). Kemampuan Seni Rupa Teknik Pengecapan pada Anak Tunagrahita Menggunakan Metode Demonstrasi di SLBS Fajar Amanah. Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 3(1), 116–123. https://doi.org/10.55606/jpbb.v3i1.2760
  34. Taufan, J., Ardisal, & Konitah, K. Y. (2020). Efektivitas Model Pembelajaran Make A Match dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan bagi Anak Disleksia di Sekolah Dasar Penyelenggara Pendidikan Inklusif. Jurnal Basicedu, 4(4), 1149–1159. https://doi.org/10.31004/basicedu.v4i4.521
  35. Test, D. W., Mazzotti, V. L., Mustian, A. L., Fowler, C. H., Kortering, L., & Kohler, P. (2009). Evidence-based secondary transition predictors for improving postschool outcomes for students with disabilities. Career Development for Exceptional Individuals, 32(3), 160–181. https://doi.org/10.1177/0885728809346960
  36. Tuames, L. M., Selan, O. B. W., Wangge, V., Liunokas, O., & Ajito, T. (2025). Penerapan Pembelajaran Vokasional Menjahit Sederhana Kepada Anak Tunagrahita Ringan Kelas VII SLB Benpasi Kefamenanu. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 6(8), 12314–12320. https://doi.org/10.54373/imeij.v6i8.4771
  37. Vuijk, P. J., Hartman, E., Scherder, E., & Visscher, C. (2010). Motor performance of children with mild intellectual disability and borderline intellectual functioning. Journal of Intellectual Disability Research, 54(11), 955–965. https://doi.org/10.1111/j.1365-2788.2010.01318.x